easy counter

Senin, 13 Desember 2010

fungsi hipnotis

KEMAMPUAN HIPNOTIS UNTUK MEMBONGKAR KEJAHATAN

Hipnotis dapat diartikan secara bebas sebagai sesuatu yang dapat menghilangkan ingatan seseorang sehingga mau dan mampu melakukan sesuatu di luar kesadarannya. Seseorang yang menguasai teknik hipnotis, berarti dia mempunyai kemampuan mempengaruhi seseorang untuk tujuan tertentu.
Sebenarnya, keberadaan hipnotis dalam kehidupan ini sangat diperlukan. Hal ini karena cukup banyak orang yang kehilangan kejujuran dalam hidupnya. Sementara, dengan menerapkan kemampuan hipnotis, maka kita dapat mengorek keterangan sejujur-jujurnya dari seseorang.
Jika saja kita terapkan kemampuan ini untuk tujuan yang baik, sungguh sangat bermanfaat, tetapi sayangnya, justru banyak orang yang memanfaatkan kemampuan hipnotisnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan negatif.
Hal ini dapat diketahui dalam kehidupan, terutama pada saat menjelang hari raya, dimana pada saat itu banyak orang mudik, maka pemudik inilah yang seringkali menjadi sasaran.
Selama ini, yang dikenal untuk penggunaan hipnotis adalah sebagai alat untuk melakukan kejahatan. Setiap saat terdengar adanya orang-orang yang menjadi korban dari penghipnotisan, gendam yang mengalami kerugian banyak sekali. Mereka ditidaksadarkan dan selanjutnya semua barang diminta, mereka akan memberikan apapun yang diminta.
Apalagi ketika menyaksikan tayangan penerapan kemampuan hipnotis di layar TV. Seperti yang kita ketahui TV adalah media massa yang paling utama untuk saat sekarang. Siaran TV untuk saat sekarang telah dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pada acara tersebut, seakan kita memberikan pembelajaran kepada masyarakat bahwa kita menguasai kemampuan hipnotis, maka apapun dapat dilakukan terhadap obyek hipnotis kita.
Perlu Pembelajaran Positif Penerapan Hipnotis
Memang saat menikmati penayangan acara di TV, yang didapatkan adalah sebuah pembelajaran mengenai penggunaan kemampuan hipnotis terhadap seseorang.
Dan, jika ditelaah, maka yang pertama muncul dalam memori pemirsa adalah bahwa hipnotis dapat digunakan untuk hal-hal negatif. Dengan menghipnotis seseorang, ternyata obyek tersebut dapat diminta menceritakan segala hal tanpa tedeng aling-aling lagi.
Permasalahannya adalah pembelajaran yang dialami masyarakat adalah sebagaimana yang mereka lihat. Akibatnya, banyak orang yang berkeinginan untuk dapat menguasai kemampuan hipnotis.
Dan, secara langsung dapat mengetahui bahwa tujuan yang ada di balikhati mereka adalah untuk mempengaruhi orang lain agar dapat bertindak jahat, negatif pada mereka. Yakinlah hal tersebut pasti terjadi, sebab dengan penayangan secara vulgar akibat penghipnotisan tersebut, maka naluri jahat seseorang sangat mudah terpicu dan terpacu untuk melakukan hal yang negatif.
Pertanyaan selanjutnya yang perlu dijawab adalah mengapa tidak ada upaya untuk pembelajaran penerapan kemampuan hipnotis untuk hal-hal yang lain, misalnya pada bidang-bidang penyidikan?
Tentunya hal tersebut langsung mendapatkan counter sebab dalam hal penyelidikan, penting untuk mendapatkan informasi dari subyek yang penuh kesadaran. Tetapi, kenyataan yang kenyataan bahwa dalam kondisi sadar seringkali kita berbohong agar selamat dari sesuatu yang jelas membahayakan eksistensi.
Kita memang perlu melakukan proses pembelajaran untuk penerapan kemampuan hipnotis untuk hal-hal positif dalam kehidupan. Bagaimana cara untuk mendapatkan informasi sejujur-jujurnya dari mereka yang telah melakukan tindak kejahatan.
Jika mereka diinterogasi dengan menggunakan kemampuan ini, maka setidaknya hal tersebut dapat dijadikan sebagai bagian penting membongkar kejahatan yang telah mereka lakukan.
Konsekuensi Logis Acara
Sekarang kita bicarakan mengenai acara yang ditayangkan TV swasta yaitu SCTV mengenai penerapan kemampuan hipnotis. Dapat dilihat, walaupun pada akhirnya disampaikan kepada masyarakat bahwa penayangan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari obyek hipnotis, setidaknya dapat juga dilihat bahwa selalu ada dampak negatif dari proses hipnotis tersebut.
Misalnya pada saat obyek hipnotis sepasang kekasih yang dihipnotis dan dikorek segala rahasia yang disimpan selama kebersamaan mereka. Maka setiap orang dari pasangan tersebut mengungkapkan banyak hal yang seringkali justru bertentangan dengan kondisi ideal yang diharapkan. Dan, akhirnya yang terjadi adalah nampak mereka bertengkar.
Dari penayangan seperti itu, kita tidak mengetahui secara pasti akibat penghipnotisan terhadap obyek tersebut. Tetapi, yang jelas dapat dilihat adalah mereka menjadi emosional dan meninggalkan pasangannya, walaupun mungkin sebagai skenario acara hiburan.
Setidaknya masyarakat diberi gambaran bahwa setelah mereka dihipnotis dan dikorek rahasia dirinya, maka mereka tetap baik-baik saja. Ini adalah konsekuensi logis sehingga masyarakat memahami bahwa ini hanya hiburan.
Sebab bagi sebagian besar masyarakat pasti mengatakan bahwapembawa acara telah memasuki ranah pribadi seseorang pada saat tidak sadar. Dan, hal tersebut jelas merupakan pelanggaran hak asasi. Apa yang mereka lakukan setelah obyek hipnotis mengalami kesusahan? Kita tidak pernah mengetahui hal tersebut!!!

www.anneahira.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar